Kamis, 06 Desember 2018

Filsafat Pendidikan 4/12/18

Ismaul Amalia, 15120007, 7A

POLA PIKIR

Pada tanggal 4 Desember  2018 mata kuliah filsafat pendidikan di kelas A, Bapak Moh Aniq KHB menjelaskan tentang pola pikir yang benar. Susilo bayu mustofa bertanya “Bagaimana mencari pola pikir yang benar?”. Pak Aniq menjawab “pertanyaan itu sama dengan bagaimana mencari ilmu bisa menjadi tulang sumsum”. Yang kedua hal ini bisa diibaratkan dengan pawon atau suguhan. Kedua hal tersebut  ada tempatnya masing-masing, jangan sampai tertukar. Kalau pawon tempatnya belakang di ruang dapur, sedangkan suguhan tempatnya di depan ke ruang tamu.
Selanjutnya, Pak Aniq membahas qoblun hablun. Cerita qoblun dan hablun yang disaksikan oleh burung gagak. Mitosnya burung gagak terkenal menakutkan. Awal mulanya yaitu qoblun membunuh hablun disaksikan oleh burung gagak dan pada saat itu pula burung gagak pun mati. Hablun merasa bingung karena tidak tahu bagaimana caranya menyembunyikan mayat qoblun, jadi qolbun belum menguburkan hablun selama 100 tahun. Pada saat itu qoblun melihat gagak menguburkan gagak yang sudah mati dengan membuat lubang ditanah. Selanjutnya qoblun pun menirukannya. Hikmah dari cerita tersebut kita sebagai manusia bisa belajar dari makhluk lain.
Insan kamil dan zuhud. Insan kamil artinya seseorang yang sudah mempunyai laku kehidupan yang sesungguhnya sudah melepaskan dirinya sendiri. Sedangkan zuhud artinya orang yang tida mencintai dunia. Tetapi pada kenyataannya sekarang tidak mungkin manusia sungguh-sungguh tidak zuhud. Pasti ada hal yang ia cinta di dunia tetapi ia berusaha membatasinya.
Ilmu bisa hilang jika tidak selalu diasah atau bahkan secara perlahan dilupakan. Contohnya: ilmu pidato jika tidak selalu dilatih lama kelamaan akan hilang. Laku hidup: urip/hidup, Kauripan/kehidupan, Panguripan/penghidupan. Selanjutnya fenomena mudik, mudik ciri khas dengan orang desa atau ndeso. Saat mereka membahas tentang mudik mereka merasa bangga.




Link 7A :
1. Khafidzoh Asfihani (15120008)
https://asfihani96.wordpress.com/2018/12/06/pola-pikir-dan-laku-hidup-manusia/
2. Mahmudi 15120018 https://mahmdudi018.blogspot.com/?m=1
3. Meiyani Lutfil Khoiriyah 15120450 https://meiyanilutfilk.blogspot.com/2018/12/pola-pikir.html?m=1                                                                                                                                                          4.Fadila Nurfi 15120322 https://falidafurni.blogspot.com/2018/12/pola-pikir-manusia.html
5. Devi Endah Prastiwi 15120441 https://deviendahprastiwi.blogspot.com/2018/12/pola-pikir-manusia.html
6. Ismaul Amalia (15120007) https://ismaulamalia16.blogspot.com/2018/12/pola-pikir-41218.html
7. Nailul Fauzziyah (15120405) https://nailulfauzziyah7.blogspot.com/2018/12/merubah-pola-pikir-dan-manusia-paripurna.html
8. NUR TRI ATIKA (15120040)
https://nurtriatika.blogspot.com/2018/12/pola-pikir.html?m=1

9. Dewi Krisdiyanti 15120285
https://fisafat27november2018.blogspot.com/2018/12/pola-pikir-manusia-ditulis-oleh-dewi.html
10. Intan Nur Fatikha Mulya 15120033
http://filsafatpendidikanintan.blogspot.com/2018/12/cara-mengubah-pola-pikir-manusia.html 11. Nuroh Difallah (15120497)  https://nurohdifallah15120497.blogspot.com/2018/12/nuroh-difallah-npm-15120497-kelas-7a.html
12. Neneng Zuliasih (15120016) http://nenengzuliasih06.blogspot.com/2018/12/nenengzuliasih151200167a-pertanyaandari.html
13. Anisa Rona Soraya 15120447 http://anisaronasoraya3.blogspot.com/2018/12/pola-pikir-manusia.html?m=1
14. Riskha Khoirul Ulya https://riskaaakhoirululya.wordpress.com/2018/12/06/pola-pikirfilsafat-pendidikan/
15.Sukma Rudi Nugroho (15120212)  https://filsafatpendidikansukmarudi.blogspot.com/2018/12/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html
16. Dyah Saraswati (15120364) http://dyah15.blogspot.com/2018/12/merubah-pola-pikirdan-manusia-paripurna.html
17. Atik Budiarti 15120010 https://atikbudiarti31.blogspot.com/?m=1
18. Martiya Zulfa risty 15120039
https://martiyazulfaristy.blogspot.com/2018/12/salah-satu-hal-yang-saya-dapatkan.html?m=1
20. Abdul ghofar 15120024 https://ghofar76.blogspot.com/2018/12/pola-pikir-hidup-manusia_6.html?m=1
21.hadiah hana putri 15120481 http://15120481hana.blogspot.com/?m=1
22. Feby dwi angrainy.15120029.https://febydwiangrainy.blogspot.com
23. Ahmad Haris Hidayat 15120334 https://filsafatpendidikan15120334.blogspot.com/2018/12/pola-pikir.html
24. Susilo bayu https://susilobayumustofa.blogspot.com/2018/12/pola-pikir-pola-pikir-adalah-kumpulan.html?m=1  
25. Bagas Panur Permana 15120382 https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=360714795342996278#editor/target=post;postID=2716975588254782327;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=postname
26. Dhimas
https://dhimastingkir.blogspot.com/2018/12/pola-manusia.html?m=1
27. Ibnu Mas'ud 15120218
https://ibnumasud97.blogspot.com/2018/12/pola-pikir.html
28. Eko nur fatoni-15120020 http://fatoniekonur.blogspot.com/2018/12/pola-pikir.html?m=1


Kamis, 29 November 2018

FILSAFAT PENDIDIKAN 27/11/2018

Ismaul Amalia, 15120007, 7A

Ilmu, Realitas, Rasa dan Perbedaan


Pada tanggal 27 November 2018 mata kuliah filsafat pendidikan di kelas B. Bapak Moh.Aniq KHB menjelaskan tentang ilmu, realitas, rasa dan perbedaan. Pengertian dari rasa sendiri ialah sesuatu yang tidak terlihat tapi diyakini keberadaanya. Dapat berpengaruh terhadap semuanya. Contoh: jika ada tamu jangan sampai tamu tersebut menunggu lama, kita harus segera memberinya jamuan. Contoh lain seperti ada beberapa orang yang sedang menuntut ilmu pasti hasilnya akan beragam sebagian ada yang pintar dan sebagaian ada yang kurang pintar, nah itulah perbedaan. Kita juga dapat membedakan antara baik dan buruk.

Kita sebagai manusia harus melakukan sesuatu sesuai kemampuannya. Walaupun hanya sesuai dengan kemampuan kita, bukan berarti tidak ada keseriusan. Prinsip / principle/ principal adalah suatu kebenaran umum maupun individual yang dijadikan oleh seseorang/ kelompok sebagai sebuah pedoman untuk berpikir atau bertindak. Penciptaan awal itu tidak bisa dibohongi. Contoh: jika orang lain tidak memperingati maulid nabi kamu tidak perlu memaksa mereka untuk memperingati. Dan jika kamu memperingati hari maulid nabi tidak perlu juga memaksa mereka yang tidak memeperingati. Kita harus saling toleransi.
Dalam perbedaan itu harus ada toleransi/mengerti satu sama lain. Belajar apapun tidak seharusnya memutlakan apa yang menjadi pendapat kita. Contoh: Fakultatif belum tentu universal, tetapi jika universal bisa jadi memuat fakultatif.
Ilmu adalah pengetahuan tentang suatu dengan metode tertentu, yang dapat digunakan untuk menerangkan hal-hal tertentu dalam pengetahuan atau kepandaian tentang soal duniawi, akhirat, lahir, batin, dsb. Ilmu itu realitas, ejawantah/manifestasi tanpa batas. Lebih jelasnya lagi ilmu ada karena realitas, realitas melahirkan ilmu lagi dan kembali lagi pada ilmu yang melahirkan realitas atau hasil pemikiran. Tidak semua realitas bisa dipahami sehingga membuat kita berpikir bagaimana mencari tahu agar kita bisa memahami itu juga disebut ilmu. Ilmu pun dibagi menjadi beberapa bagian yang pada intinya akan kembali ke ilmu lagi. Contoh seperti dalam agama kita percaya adanya Tuhan tapi kita meyakininya ada walaupun realitasnya kita tidak tahu dimana keberadaannya. Dan contoh lainnya kita melihat seseorang yang badannya penuh dengan tato, kita pasti berpikiran buruk terhadapnya. Meskipun masa lalunya memang sebagai preman dan pembunuh bayaran. Tetapi sekarang  realitasnya seseorang bertato itu sering mengikuti majelis-majelis keagamaan. Kita bisa menganggap seperti itu tapi realitasnya atau kenyataannya berbeda.

Kamis, 01 November 2018

Filsafat Pendidikan 30/10/2018

Ismaul Amalia, 15120007, 7A

PENATAAN BAHASA JAWA / ISTILAH JAWA


Pada tanggal 30 Oktober 2018 mata kuliah filsafat pendidikan kelas asli saya di kelas A tetapi karena jadwalnya bertabrakan, saya mengganti kuliah di kelas B. Bapak Moh.Aniq KHB menjelaskan tentang penataan bahasa jawa atau istilah jawa.
Penataan bahasa jawa atau istilah jawa dibagi menjadi 3 yaitu:
1.      Tetep, Antep, Mantep.
2.      Ngandel, Kandel, Kendel, Bandel.
3.      Nong, Ning, Nung, Nang atau Neng, Neng, Nung, Nang.
Yang pertama, beliau membahas tetep, antep, mantep. Kata beliau Bahasa akademik kita itu mengatakan bahwa tetep, antep, mantep itu berawal dari keteguhan berpikir, ketetapan atau disebut dengan ketetapan berpikir atau berbobot. Pikiran itu perasan dari akal. Elemen atau alat untuk memeras namanya akal. Sari-sarinya yaitu tergantung pengelolaan. Objek yang ingin diperas namanya pikiran. Pikiran ini yang menentukan sehingga pola-pola pikir menjadi akal. Beliau mengatakan “Kalian pasti mendengar berita bendera tauhid dibakar itu ya? Yang disebut bendera salah satu organisasi. Orang itu ingin membela tapi sebenarnya tidak membela. Membela dengan cara membakar itu tidak tepat yang menimbulkan reaksi pembelaan lagi pada bendera yang dibakar. Saya tida berpihak pada hal tersebut, yang saya bahas begini kenapa mereka sibuk dengan simbol? Aneh ya? Padahal simbol dari dulu itu biasa-biasa saja. Kalau simbol masjid ada simbol tandanya sendiri yaitu bulan sabit dan bintang, ada kentongan dan bedug juga didalam masjid. Kalau tanda salip itu gereja. Yahudi beda lagi”.  Itu hanya kesepakatan saja. Zaman dahulu untuk membuktikan bahwa orang terdahulu titik kecerdasan memahami simbol atau tidak. Kata teks ada huruf A sampai Z yang bisa dirangkai menjadi satu yang menjadi sebuah kata atau kalimat untuk dipahami sebagai simbol juga. Contoh : Di masjid ada sebuah Al-Qur’an yang sudah tidak baru lagi atau sudah lama/sudah tidak bagus lagi itu tidak harus dibakar. Jadi, intinya mereka terlalu sibuk dengan kekonyolan mereka. Cara membela itu tidak harus seperti itu. Jika itu terjadi di luar negeri pasti sudah terjadi perang karena masalah seperti demikian. Cara mencari pikiran yaitu dengan cara pandang,sisi pandang, resolusi pandang, gaya pandang. Ada akal justru akal itu sudah menjadi satu dengan hati. 
Yang kedua, yaitu ngandel, kandel, kendel, bandel. Percaya ialah memberikan pendirian yang teguh. Bandel itu ampuh, arti yang sesungguhnya ialah kokoh, kuat, tidak takut, pantang mundur atau bisa disebut juga tawakal.
Yang ketigaNong, Ning, Nung, Nang. Artinya Ning dan Nong (manggon), Nung, Nang , Neng ( mengambil dari kun fayakun).






Link tugas filsafat ke 4 :
1. 15120218 Ibnu Mas'ud Alfiyansyah
https://ibnumasud97.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html
2. 15120007 Ismaul Amalia
https://ismaulamalia16.blogspot.com/2018/11/pada-tanggal-30-oktober-2018-mata.html
3. 15120212 Sukma Rudi Nugroho
https://filsafatpendidikansukmarudi.blogspot.com/2018/11/nama-sukma-rudi-nugroho-kelas-7a-npm.html
4. 15120040 Nur Tri Atika
https://nurtriatika.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran-ki-hajar.html?m=1                  5. Nuroh Difallah 15120497
https://nurohdifallah15120497.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html
6. Dewi Krisdiyanti 15120285
https://dewipendidkan.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran-ditulis-oleh.html?m=1
7. Atik Budiarti 15120010
https://atikbudiarti31.blogspot.com/?m=1
8. Febydwiangrainy. 15120029 .
https://febydwiangrainy.blogspot.com
9. Mahmudi 15120018
https://mahmdudi018.blogspot.com
10.Abdul Ghofar 15120024
https://ghofar76.blogspot.com/?m=1
11. Nailul Fauzziyah (15120405)
https://nailulfauzziyah7.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html
12. Devi Endah Prastiwi 15120441
https://deviendahprastiwi.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html          
 13. Fadila Nurfi Ardina 15120322
https://falidafurni.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html
14. Martiya zulfa risty (15120039)
https://martiyazulfaristy.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html?m=1
15. Anisa Rona Soraya 15120447
http://anisaronasoraya3.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html?m=1
16. Neneng Zuliasih 15120016
https://flsftpnddkn.blogspot.com/2018/11/pendidikan.html?m=1
17. Meiyani Lutfil Khoiriyah 15120450
https://meiyanilutfilk.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html?m=1
18. Dyah Saraswati (15120364)
http://dyah15.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran-nama-dyah.html
19. Eko nur fatoni (15120020)
http://fatoniekonur.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html?m=1
20. 15120334 Ahmad Haris Hidayat
https://filsafatpendidikan15120334.blogspot.com/2018/11/pemaksimalan-pemikiran.html
21. Hadiah hana putri 15120481
http://15120481hana.blogspot.com/?m=1
22. Susilo bayu
https://susilobayumustofa.blogspot.com/2018/11/mendidik-anak-sejatinya-menemani-bukan.html?m=1
23. Lina Muntasiroh
https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=2448198547003412197#editor/target=post;postID=5356334496611114008;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=postname
24. 15120008 Khafidzoh Asfihani
asfihani96.wordpress.com/2018/11/02/pendidikan-dan-pengajaran/
25. Intan Nur Fatikha Mulya 15120033
http://filsafatpendidikanintan.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html



Kamis, 18 Oktober 2018

FILSAFAT 16/10/18

Ismaul Amalia, 15120007, 7A

*Mengatur Diri Sendiri*
Pada tanggal 16 Oktober 2018 Pak Aniq menjelaskan tentang salah satu ciri kemerdekaan yaitu mengenali atau mengatur diri sendiri . Menurut Moh.Aniq KHB dari buku Ki Hajar Dewantara ,Ciri-ciri kemerdekaan ialah:
1.      Berdiri sendiri,
2.      Tidak tergantung dengan yang lain,
3.      Dapat mengatur dirinya sendiri.
Diri adalah Dzat, sifat, Asma, Af’al (secara metodologi). Pengertian diri secara umum ialah sikap, aksi, tindakan, dan pandangan terhadap diri sendiri.
Manusia adalah titah tuhan. Titah tuhan itu terdiri atas raga jasmani dan rohani. Pengertian manusia secara umum adalah makhluk ciptaan Allah yang dibekali dengan kelebihan akal yang membedakannya dengan makhluk lainnya.
Titah diri adalah raga ( raga kasar dan halus ) tidak bisa dipisahkan satu sama lain seperti jasmani dan rohani. Raga kasar yaitu dari ujung kepala sampai ujung kaki. Raga halus yaitu yang berada didalam badan/tubuh. Jasmani dan rohani tidak bisa didikotomikan. Seperti bicara tentang agama beda dengan umum, padahal tidak seperti itu. Agama 100% umum, umum 100% agama. Secara psikis dipisah-pisah.
·         Dzat artinya esensi dari pokok dirimu.
·         Sifat artinya substansi.
·         Asma artinya realitas.
·         Af’al artinya aksi atau tindakan.
Allah menciptakan alam semseta untuk dikenali seperti: matahari, bulan, langit, bumi, hewan,tumbuhan dan manusia, . Citra Tuhan hadir melalui asma atau realitas, kenyataan yang ada. Gerakan Tuhan itu berada didalam gerakan manusia karena saat Anda membayangkan Tuhan itu seperti apa itu tergantung pemikiran Anda secara kedekataan emosionalnya walaupun sepakat bahwa itu adalah Tuhan. Cara mendekati dan mengindahkan Tuhan pun berbeda-beda yaitu dari kebaikan dan keburukan.
Asma itu tidak hanya sekedar nama tetapi dibalik nama dan realita itu sendiri. Contoh: Asmo kinaryo jopo atau dengan nama Ghofur . Tapi tidak sekedar nama Ghofur saja secara fisik dia diberi nama tersebut kemudian selesai. Tapi kalau realitas akan membendung tidak hanya dia tetapi juga orangtua, adik, kakak, kerabat keluarga, teman dll. Tidak hanya membicarakan arti nama dia saja tetapi juga membahas jati dirinya seperti kesabarannya, sopan santunnya, etikanya, attitudenya,dsb. Sebagai manusia pun mempunyai sifat seperti sifat sabar, penyabar, menyayangi, aksinya penyayang atau penyabar. Itu sudah mencitrakan sebuah dzat atau nama lainnya ialah Asma.
Dari cara Tuhan menitahkan/memberikan sifat-sifat dalam diri manusia. Contoh : Allah punya sifat kuat dan manusia pun mempunyai sifat kuat juga. Tetapi sifat kuatnya Allah dan sifat kuatnya manusia itu berbeda. Sifat sayang Allah dan sifat sayangnya manusia itu tidak sama. Demikianlah cara Tuhan menitahkan sifat-sifat dalam siri manusia. Contoh : Murid itu mencitrakan dirinya kuat karena mengikuti bela diri karate. Kemudian dia ingin mengikuti perlombaan yang sesuai keahliannya dan tidak sesuai dengan harapannya, bagaimana cara menangani masalah tersebut? Menurut Moh.Aniq KHB cara menangani masalah tersebut adalah dengan kasih sayang. Orangtua memberi penjelasan kepada anaknya bahwa tidak semua yang kita harapkan bisa kita dapatkan.
Contoh lain lagi, pada saat kegiatan pembelajaran di kelas. Ada murid yang terlihat pasif saat guru sedang menjelaskan. Diminta untuk bertanya ia tidak mau. Moh Aniq KHB berkata: “Di saat kegiatan pembelajaran terdapat siswa yang diam itu belum tentu pasif. Pasif secara fisik belum tentu pasif secara nalar”. Jadi, Murid didalam kelas pasif (secara lahiriah)  Tetapi belum tentu pasif secara nalar. Pasif secara fisik tetapi aktif secara nalar (batiniah).





Link filsafat :
1. Ismaul Amalia (15120007)
https://ismaulamalia16.blogspot.com/2018/10/filsafat-161018.html
2.Devi Endah Prastiwi 15120441
https://deviendahprastiwi.blogspot.com/2018/10/mengatur-diri-sendiri.html
3. Nur tri atika (15120040)
https://nurtriatika.blogspot.com/2018/10/mengatur-dirinya-sendiri.html?m=1
4. Meiyani Lutfil Khoiriyah 15120450 https://meiyanilutfilk.blogspot.com/2018/10/mengenali-diri-atau-mengolah-diri.html
5. Martiya Zulfa Risty (15120039)
https://martiyazulfaristy.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan.html?m=1
6. Anisa Rona Soraya 15120447 http://anisaronasoraya3.blogspot.com/2018/10/nama-anisa-rona-soraya-npm-15120447.html?m=1
7. Dewi Krisdiyanti
https://dewipendidkan.blogspot.com/2018/10/mengatur-diri-sendiri-pada-bab-minggu.html
8. Nailul Fauzziyah (15120405) https://nailulfauzziyah7.blogspot.com/2018/10/manusia-pribadi-yang-dapat-mengatur.html
9. Dyah Saraswati (15120364) http://dyah15.blogspot.com/?m=1
10. Atik Budiarti 15120010 https://atikbudiarti31.blogspot.com/?m=1
11. Ibnu Mas'ud (15120218)
https://ibnumasud97.blogspot.com/2018/10/pendidikan-karakter.htmlhtml
12.Fadila Nurfi A (15120322)
https://falidafurni.blogspot.com/2018/10/pengelolaan-diri_17.html?m=1
13. Khafidzoh Asfihani 15120008
https://asfihani96.wordpress.com/2018/10/19/mengatur-diri-sendiri/
14. Susilo bayu. https://susilobayumustofa.blogspot.com/2018/10/mengenali-diri-sejatinya-manusia-bisa.html?m=1
15. Sukma Rudi Nugroho https://filsafatpendidikansukmarudi.blogspot.com/2018/10/nama-sukma-rudi-nugroho-kelas-7a-npm.html
16. Intan Nur Fatikha Mulya. https://filsafatpendidikanintan.blogspot.com/2018/10/mengelola-diri-sendiri.html
17.febydwiangrainy. https://febydwiangrainy.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan_18.html?m=1
18. Hadiah hana putri 15120471 http://15120481hana.blogspot.com/?m=1
19. Riskha Khoirul Ulya 15120219 https://riskaaakhoirululya.wordpress.com/2018/10/19/mengatur-diri-sendiri/            
20. Dhimas Oeka Aji W 15120013 https://dhimaswicaksana12jr.blogspot.com/2018/10/diri-sendiri.html
21. Neneng Zuliasih 15120016 http://flsftpnddknnasional.blogspot.com/2018/10/diri-sendiri.html
22. Nuroh difallah
https://nurohdifallah15120497.blogspot.com/2018/10/pembelajaran-mata-kuliah-filsafat.html
23.Lina
https://leemount.blogspot.com/2018/10/aku-dan-keakuanku.html?m=
24. Ahmad Haris Hidayat 15120334 https://filsafatpendidikan15120334.blogspot.com/2018/10/mengenal-diri.html
25. Eko nur fatoni/15120020. http://fatoniekonur.blogspot.com/2018/10/mengenal-diri.html?m=1#more

Kamis, 04 Oktober 2018

Filsafat Pendidikan

Ismaul Amalia, 15120007, 7A

PENDIDIKAN NASIONAL
Pada tanggal 02 Oktober 2018 Pak Aniq menjelaskan tentang pendidikan nasional Ki Hajar Dewantara.
Orang Vilandia belajar dari filsafat Pendidikannya Ki Hajar Dewantoro dan berhasil. Guru kalau melihat muridnya sukses itu pasti bahagia. Kita itu tipe orang yang jarang mau memakai ilmu-ilmu dari pendahulu kita. Nusantara banyak melahirkan cerita-cerita fabel , rakyat, legenda,dsb. Dibalik cerita-cerita tersebut ada hikmahnya. Ramayana dan mahabarata itu dari nusantara, yang tidak dimiliki dari Negara lain adalah punakawan.
Filsafat Pendidikan dalam buku Ki Hajar Dewantara: Pendidikan Nasional, Politik Pendidikan, Pendidikan Kanak-Kanak, Pendidikan Kesenian, Pendidikan Keluarga, Pendidikan Sosiologi, Pendidikan Arab.
Dari moralitas tumbuh menjadi karakter kemudian menjadi karakteristik. Setiap individu mempunyai akhlak. Akhlak yang sudah dibentuk dan membentuk disebut adab. Individu dan individu menjadi kelompok/masal itu disebut peradaban. Adab dipakai seabagai tradisi di timur tengah yaitu sebagai sastra/susastra. Sastra ialah laku kehidupan/luhur. Apapun yang berhubungan dengan sastra adalah susastra dan pendidikan bahasa.
Pendidikan nasional yakni kesadaran berpendidikan nasional, sejatinya lahir/ muncul dari rasa kemerdekaan. Kemerdekaan  ialah kebebasan. Mengetahui makna kebebasan kemerdekaan sering disebut independent day (tidak terikat). Kemerdekaan ialah mampu memahami batasan-batasan. Contoh : seorang pemain bola itu dia bebas memainkan bola seperti apa, larinya, menendangnya ingin seperti apapun bebas. Tapi dia mempunyai batasan karena dia bermain dilapangan yang ada garis-garisnya, gawangnya, wasitnya, dan hanya ada satu bola berarti itu ada batas-batasnya. Ada dua kata Bashiron ( bebas sebebas-bebasnya) dan Nadhiron ( ada batasannya). Jika kamu memiliki daya kreatifitas bebas mengaplikasikannya tetapi ada batasannya.
Rasa kemerdekaan Ki Hajar Dewantara menekankan pada dimensi yang sangat kuat sekali bahwa kemerdekaan itu bersifat 3 macam didalam pendidikannya harus senantiasa dipahami dan diingat: (1) Berdiri sendiri / independent (otonomi/kemandirian), (2) Tidak tergantung pada orang lain, (3) Dapat mengatur dirinya sendiri. Aspek keselarasan terhadap semesta.

Berdiri sendiri contohnya : kalau kita menerima subsidi sekalipun dengan diberi kemerdekaan dalam berbagai hal yang termuat dalam koordinasi subsidi setidak-tidaknya kita pasti berhutangbudi kepada pemberi subsidi. Berdiri sendiri tidak bisa diatur seenaknya. 


List Blog filsafat 7A :
1. Ibnu masud 15120218 http://ibnumasud97.blogspot.com/2018/10/pendidikan-nasional.html
2. Devi Endah Prastiwi 15120441   http://deviendahprastiwi.blogspot.com/2018/10/pendidikan-nasional.html
3. Ismaul Amalia 15120007
https://ismaulamalia16.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan.html?m=1
4. Dewi Krisdiyanti 15120285 http://dewipendidkan.blogspot.com/2018/10/pendidikan-indonesia-pendidikan.html
5. Neneng Zuliasih 15120016 http://flsftpnddknnasional.blogspot.com/2018/10/pendidikan-nasional.html
6. Nuroh difallah 15120497 http://nurohdifallah15120497.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan-materi-pertemuan-ke.html
7. Anisa Rona Soraya 15120447 http://anisaronasoraya3.blogspot.com/2018/10/nama-anisarona-soraya-npm-15120447.html?m=1
8. Abdul ghofar 15120024 https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=9200467630830868278#editor/target=post;postID=657122338879728028;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=postname
9. Riskha Khoirul Ulya 15120219 https://riskaaakhoirululya.wordpress.com/2018/10/05/pendidikan-indonesia/
10. Susilo bayu m http://susilobayumustofa.blogspot.com/2018/10/ki-hajar-dewantara-bab-1.html?m=1
11. Ahmad Haris Hidayat 15120334 http://filsafatpendidikan15120334.blogspot.com/2018/10/pendidikan-nasional-mendengar-dalam.html
12. Meiyani Lutfil Khoiriyah 15120450
http://meiyanilutfilk.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan.html
13. EKO NUR FATONI 15120020
fatoniekonur.blogspot.com
14. Khafidzoh Asfihani
https://asfihani96.wordpress.com/2018/10/04/pendidikan-nasional/#more-28
15. Dyah Saraswati (15120364) http://dyah15.blogspot.com/?m=1
16. Nailul Fauzziyah (15120405) http://nailulfauzziyah7.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan.html
18.feby dwi angrainy_15120029
https://febydwiangrainy.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan.html?m=1
19. Nur Tri Atika (15120040)
https://nurtriatika.blogspot.com/2018/10/pendidikan-nasional-ki-hajar-dewantara.html?m=1
20. Martiya zulfa risty 15120039
http://martiyazulfaristy.blogspot.com/2018/10/salahsatu-hal-yang-saya-dapatkan-dari.html?m=1
21. Atik Budiarti 15120010
https://atikbudiarti31.blogspot.com/?m=1
22. Intan Nur Fatikha Mulya 15120033
http://filsafatpendidikanintan.blogspot.com/2018/10/filsafatpendidikan-dalamdunia.html
23. Sukma Rudi Nugroho 15120212
http://filsafatpendidikansukmarudi.blogspot.com/2018/10/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html
24. Bagas Panur Permana 15120382 https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=360714795342996278#editor/target=post;postID=2880935962457226595;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=postname
25. Bayu Saputro 15120023
http://bayusaputro1st.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan-pendidikan-nasional.html?m=1
26. Dhimas Oeka Aji W 15120013 http://dhimaswicaksana97.blogspot.com/2018/10/masalah-kompleks-pendidikan.html
27. Mahmudi https://mahmdudi018.blogspot.com
28. Lina Muntasiroh
https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=2448198547003412197#editor/target=post;postID=2541259589145244413;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=postname
29. Hadiah hana putri (15120481) http://15120481hana.blogspot.com/?m=1

Kamis, 27 September 2018

Filsafat Pendidikan 5/9/18



FILSAFAT
Pada tanggal 25 september 2018 Pak Aniq menjelaskan tentang Filsafat.
Filsafat mempunyai arti “berpikir”. Kenapa manusia harus berfilsafat? Karena manusia diciptakan berbeda dengan makhluk yang lain. Manusia mempunyai akal. Tidak seperti makhluk lainnya yang tidak berakal. Ada 3 unsur misterius pada manusia yaitu akal, hati, hasrat.
Pak Aniq membahas tentang epistemik. Apakah epistemik? Epistemic yaitu mampu mengidentifikasi, membandingkan, meramu kognisi.
Pada penjelasan awal, akal adalah salah satu unsur manusia. Apa yang dimaksud dengan akal? Akal adalah peralatan rohaniahh manusia yang berguna untuk membedakan yang salah dan benar serta menganalisis sesuatu. Kemampuan tersebut tergantung pada luas dan tingkat pendidikan. Formal maupun nonformal dari manusia, semua itu bersifat mengikat sehingga keterbatasan fisik manusia tidak membatasi akal.
Unsur misterius yang kedua ialah hati. Hati sangat diperlukan agar tidak dipermainkan oleh akal dan logika manusia itu sendiri. Hati sebagai penyeimbang akal dan nafsu. Jika manusia tidak menggunakan hati saat berpikir maka manusia akan terkekang dalam nasfu.
Hasrat dibedakan menjadi dua yakni hasrat negatif/buruk dan hasrat positif/baik. Manusia diciptakan paling sempurna dari makhluk lainnya bahkan lebih tinggi dari malaikat, iblis, dsb. Pak Aniq menyebutkan nafsu atau hasrat ada 3 jenis yaitu:
1.      Nafsu ammarah bissu’
2.      Nafsu lawwamah
3.      Nafsu mutamainnah.
Nafsu mutamainnah adalah nafsu yang membuat manusia tenang dalam ketaatannya. Manusia yang memiliki nafsu mutamainnah akan bisa mengontrol nafsu syahwatnya dengan baik (cenderung melakukan kebaikan). Misal: mudah bersyukur, qanaah, tidak lupa diri dalam kesenangan, tidak gelisah saat kesusahan. Contoh lagi nafsu makan, jika nafsu makan berlebihan itu tidak baik. Jika bisa mengatur nafsu makan itu baik.
Pak Aniq juga menyinggung mengenai metode yang cocok diterapkan pada pembelajaran. Beliau berkata : “Metode ceramah  adalah metode yang sangat cocok diterapkan di nusantara. Misal, kita bercerita tentang kancil yang menggambarkan seseorang yang memiliki karakter atau watak yang sangat cerdik yang dikemas dalam cerita fabel.” Jadi, metode ceramah sangat efektif digunakan di nusantara ini. Karena orang-orang lebih suka mendengarkan cerita.
Filsafat umum disebut dengan metafisika, yang berarti “mengatasi fisik” atau bersifat abstrak. Yang menjadi sasarannya adalah alam semesta yaitu “semua yang ada”. Tugas dari para ahli filsafat adalah memberikan penjelasan secara menyeluruh dan rasional tentang hakikat realitas, seperti kedudukan manusia siantara benda-benda, berkenaan dengan isu-isu seperti adanya Allah, tidak matinya jiwa, dan tujuan dari alam semesta.
Jadi, Filsafat adalah pandangan hidup atau cara berpikir seseorang atau sekelompok orang yang merupakan konsep dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan.





List blog filsafat kelas 7A
1. Nuroh difallah
https://nurohdifallah15120497.blogspot.com
2. FadilaNurfi A 15120322
https://falidafurni.blogspot.com/2018/09/wanita.html
3. Ismaul Amalia 15120007
https://ismaulamalia16.blogspot.com/2018/09/filsafat.html?m=1
4. Ahmad Haris Hidayat 15120334
http://filsafatpendidikan15120334.blogspot.com/2018/09/filsafat.html?m=1
5. http://dhimasoekaajiw15120013.blogspot.com/2018/09/filsafat-hidup.html
[28/9 10:20 AM] ‪+62 895-2623-7770‬: 6.Bagas Panur Permana 15120382. http://bagaspanur95.blogspot.com/2018/09/pengertian-filsafat-pendidikan.html
7. Dewi Krisdiyanti
https://15120285dewifilsafat.blogspot.com/
8. Eko Nur Fatoni/15120020  Fatoniekonur.blogspot.com
9. Atik Budiarti 15120010. http://atikbudiarti31.blogspot.com/2018/09/filsafat-pendidikan.html?m=1
10. Khafidzoh Asfihani 15120008
https://asfihani96.wordpress.com/2018/09/27/filsafat/
11. Nailul Fauzziyah 15120405 http://nailulfauzziyah7.blogspot.com/2018/09/filsafat-pendidikan.html
12. Ibnu masud 15120218 https://ibnumasud97.blogspot.com/2018/09/assalamualaikum-perkenalkan-saya-ibnu.html
13. Riskha Khoirul Ulya 15120219 https://riskaaakhoirululya.wordpress.com/2018/09/28/filsafat-vs-fikir-akal/#more-449
14. Mahmudi
https://mahmdudi018.blogspot.com/?m=1
15. Nur Tri Atika (15120040)
https://nurtriatika.blogspot.com
16.feby dwi angrainy 15120029 https://febydwiangrainy.blogspot.com
17. Martiya zulfa risty 15120039 
http://martiyazulfaristy.blogspot.com/2018/09/filsafat.html?m=1
18. Intan Nur Fatikha Mulya 15120033 https://filsafatpendidikanintan.blogspot.com/
19. Sukma Rudi Nugroho 15120212 https://filsafatpendidikansukmarudi.blogspot.com/
20. Neneng Zuliasih 15120016
http://filsafatakal.blogspot.com/2018/09/filsafat-akal.html
21. Susilo bayu m. http://susilobayumustofa.blogspot.com/2018/09/filsafat-pendidikan_28.html?m=1
22. Meiyani Lutfil Khoiriyah 15120450
meiyanilutfilk.blogspot.com/2018/09/filsafat-pendidikan.html?m=1
23. Lina muntasiroh
Leemount.blogspot.com
24. Dyah Saraswati 15120364 http://dyah15.blogspot.com/?m=1
25.hadiah hana putri 15120481  http://15120481hana.blogspot.com/?m=1
26. Anisa Rona Soraya 15120447 http://anisaronasoraya3.blogspot.com/?m=1
27. Bayu Saputro 15120023
http://bayusaputro1st.blogspot.com/2018/09/filsafat-pendidikan.html?m=1
28. Abdul Ghofar
ghofar99.blogspot.com                                                                          
29. Devi Endah Prastiwi 15120441    http://deviendahprastiwi.blogspot.com/2018/09/filsafat-pendidikan.html