Kamis, 18 Oktober 2018

FILSAFAT 16/10/18

Ismaul Amalia, 15120007, 7A

*Mengatur Diri Sendiri*
Pada tanggal 16 Oktober 2018 Pak Aniq menjelaskan tentang salah satu ciri kemerdekaan yaitu mengenali atau mengatur diri sendiri . Menurut Moh.Aniq KHB dari buku Ki Hajar Dewantara ,Ciri-ciri kemerdekaan ialah:
1.      Berdiri sendiri,
2.      Tidak tergantung dengan yang lain,
3.      Dapat mengatur dirinya sendiri.
Diri adalah Dzat, sifat, Asma, Af’al (secara metodologi). Pengertian diri secara umum ialah sikap, aksi, tindakan, dan pandangan terhadap diri sendiri.
Manusia adalah titah tuhan. Titah tuhan itu terdiri atas raga jasmani dan rohani. Pengertian manusia secara umum adalah makhluk ciptaan Allah yang dibekali dengan kelebihan akal yang membedakannya dengan makhluk lainnya.
Titah diri adalah raga ( raga kasar dan halus ) tidak bisa dipisahkan satu sama lain seperti jasmani dan rohani. Raga kasar yaitu dari ujung kepala sampai ujung kaki. Raga halus yaitu yang berada didalam badan/tubuh. Jasmani dan rohani tidak bisa didikotomikan. Seperti bicara tentang agama beda dengan umum, padahal tidak seperti itu. Agama 100% umum, umum 100% agama. Secara psikis dipisah-pisah.
·         Dzat artinya esensi dari pokok dirimu.
·         Sifat artinya substansi.
·         Asma artinya realitas.
·         Af’al artinya aksi atau tindakan.
Allah menciptakan alam semseta untuk dikenali seperti: matahari, bulan, langit, bumi, hewan,tumbuhan dan manusia, . Citra Tuhan hadir melalui asma atau realitas, kenyataan yang ada. Gerakan Tuhan itu berada didalam gerakan manusia karena saat Anda membayangkan Tuhan itu seperti apa itu tergantung pemikiran Anda secara kedekataan emosionalnya walaupun sepakat bahwa itu adalah Tuhan. Cara mendekati dan mengindahkan Tuhan pun berbeda-beda yaitu dari kebaikan dan keburukan.
Asma itu tidak hanya sekedar nama tetapi dibalik nama dan realita itu sendiri. Contoh: Asmo kinaryo jopo atau dengan nama Ghofur . Tapi tidak sekedar nama Ghofur saja secara fisik dia diberi nama tersebut kemudian selesai. Tapi kalau realitas akan membendung tidak hanya dia tetapi juga orangtua, adik, kakak, kerabat keluarga, teman dll. Tidak hanya membicarakan arti nama dia saja tetapi juga membahas jati dirinya seperti kesabarannya, sopan santunnya, etikanya, attitudenya,dsb. Sebagai manusia pun mempunyai sifat seperti sifat sabar, penyabar, menyayangi, aksinya penyayang atau penyabar. Itu sudah mencitrakan sebuah dzat atau nama lainnya ialah Asma.
Dari cara Tuhan menitahkan/memberikan sifat-sifat dalam diri manusia. Contoh : Allah punya sifat kuat dan manusia pun mempunyai sifat kuat juga. Tetapi sifat kuatnya Allah dan sifat kuatnya manusia itu berbeda. Sifat sayang Allah dan sifat sayangnya manusia itu tidak sama. Demikianlah cara Tuhan menitahkan sifat-sifat dalam siri manusia. Contoh : Murid itu mencitrakan dirinya kuat karena mengikuti bela diri karate. Kemudian dia ingin mengikuti perlombaan yang sesuai keahliannya dan tidak sesuai dengan harapannya, bagaimana cara menangani masalah tersebut? Menurut Moh.Aniq KHB cara menangani masalah tersebut adalah dengan kasih sayang. Orangtua memberi penjelasan kepada anaknya bahwa tidak semua yang kita harapkan bisa kita dapatkan.
Contoh lain lagi, pada saat kegiatan pembelajaran di kelas. Ada murid yang terlihat pasif saat guru sedang menjelaskan. Diminta untuk bertanya ia tidak mau. Moh Aniq KHB berkata: “Di saat kegiatan pembelajaran terdapat siswa yang diam itu belum tentu pasif. Pasif secara fisik belum tentu pasif secara nalar”. Jadi, Murid didalam kelas pasif (secara lahiriah)  Tetapi belum tentu pasif secara nalar. Pasif secara fisik tetapi aktif secara nalar (batiniah).





Link filsafat :
1. Ismaul Amalia (15120007)
https://ismaulamalia16.blogspot.com/2018/10/filsafat-161018.html
2.Devi Endah Prastiwi 15120441
https://deviendahprastiwi.blogspot.com/2018/10/mengatur-diri-sendiri.html
3. Nur tri atika (15120040)
https://nurtriatika.blogspot.com/2018/10/mengatur-dirinya-sendiri.html?m=1
4. Meiyani Lutfil Khoiriyah 15120450 https://meiyanilutfilk.blogspot.com/2018/10/mengenali-diri-atau-mengolah-diri.html
5. Martiya Zulfa Risty (15120039)
https://martiyazulfaristy.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan.html?m=1
6. Anisa Rona Soraya 15120447 http://anisaronasoraya3.blogspot.com/2018/10/nama-anisa-rona-soraya-npm-15120447.html?m=1
7. Dewi Krisdiyanti
https://dewipendidkan.blogspot.com/2018/10/mengatur-diri-sendiri-pada-bab-minggu.html
8. Nailul Fauzziyah (15120405) https://nailulfauzziyah7.blogspot.com/2018/10/manusia-pribadi-yang-dapat-mengatur.html
9. Dyah Saraswati (15120364) http://dyah15.blogspot.com/?m=1
10. Atik Budiarti 15120010 https://atikbudiarti31.blogspot.com/?m=1
11. Ibnu Mas'ud (15120218)
https://ibnumasud97.blogspot.com/2018/10/pendidikan-karakter.htmlhtml
12.Fadila Nurfi A (15120322)
https://falidafurni.blogspot.com/2018/10/pengelolaan-diri_17.html?m=1
13. Khafidzoh Asfihani 15120008
https://asfihani96.wordpress.com/2018/10/19/mengatur-diri-sendiri/
14. Susilo bayu. https://susilobayumustofa.blogspot.com/2018/10/mengenali-diri-sejatinya-manusia-bisa.html?m=1
15. Sukma Rudi Nugroho https://filsafatpendidikansukmarudi.blogspot.com/2018/10/nama-sukma-rudi-nugroho-kelas-7a-npm.html
16. Intan Nur Fatikha Mulya. https://filsafatpendidikanintan.blogspot.com/2018/10/mengelola-diri-sendiri.html
17.febydwiangrainy. https://febydwiangrainy.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan_18.html?m=1
18. Hadiah hana putri 15120471 http://15120481hana.blogspot.com/?m=1
19. Riskha Khoirul Ulya 15120219 https://riskaaakhoirululya.wordpress.com/2018/10/19/mengatur-diri-sendiri/            
20. Dhimas Oeka Aji W 15120013 https://dhimaswicaksana12jr.blogspot.com/2018/10/diri-sendiri.html
21. Neneng Zuliasih 15120016 http://flsftpnddknnasional.blogspot.com/2018/10/diri-sendiri.html
22. Nuroh difallah
https://nurohdifallah15120497.blogspot.com/2018/10/pembelajaran-mata-kuliah-filsafat.html
23.Lina
https://leemount.blogspot.com/2018/10/aku-dan-keakuanku.html?m=
24. Ahmad Haris Hidayat 15120334 https://filsafatpendidikan15120334.blogspot.com/2018/10/mengenal-diri.html
25. Eko nur fatoni/15120020. http://fatoniekonur.blogspot.com/2018/10/mengenal-diri.html?m=1#more

Kamis, 04 Oktober 2018

Filsafat Pendidikan

Ismaul Amalia, 15120007, 7A

PENDIDIKAN NASIONAL
Pada tanggal 02 Oktober 2018 Pak Aniq menjelaskan tentang pendidikan nasional Ki Hajar Dewantara.
Orang Vilandia belajar dari filsafat Pendidikannya Ki Hajar Dewantoro dan berhasil. Guru kalau melihat muridnya sukses itu pasti bahagia. Kita itu tipe orang yang jarang mau memakai ilmu-ilmu dari pendahulu kita. Nusantara banyak melahirkan cerita-cerita fabel , rakyat, legenda,dsb. Dibalik cerita-cerita tersebut ada hikmahnya. Ramayana dan mahabarata itu dari nusantara, yang tidak dimiliki dari Negara lain adalah punakawan.
Filsafat Pendidikan dalam buku Ki Hajar Dewantara: Pendidikan Nasional, Politik Pendidikan, Pendidikan Kanak-Kanak, Pendidikan Kesenian, Pendidikan Keluarga, Pendidikan Sosiologi, Pendidikan Arab.
Dari moralitas tumbuh menjadi karakter kemudian menjadi karakteristik. Setiap individu mempunyai akhlak. Akhlak yang sudah dibentuk dan membentuk disebut adab. Individu dan individu menjadi kelompok/masal itu disebut peradaban. Adab dipakai seabagai tradisi di timur tengah yaitu sebagai sastra/susastra. Sastra ialah laku kehidupan/luhur. Apapun yang berhubungan dengan sastra adalah susastra dan pendidikan bahasa.
Pendidikan nasional yakni kesadaran berpendidikan nasional, sejatinya lahir/ muncul dari rasa kemerdekaan. Kemerdekaan  ialah kebebasan. Mengetahui makna kebebasan kemerdekaan sering disebut independent day (tidak terikat). Kemerdekaan ialah mampu memahami batasan-batasan. Contoh : seorang pemain bola itu dia bebas memainkan bola seperti apa, larinya, menendangnya ingin seperti apapun bebas. Tapi dia mempunyai batasan karena dia bermain dilapangan yang ada garis-garisnya, gawangnya, wasitnya, dan hanya ada satu bola berarti itu ada batas-batasnya. Ada dua kata Bashiron ( bebas sebebas-bebasnya) dan Nadhiron ( ada batasannya). Jika kamu memiliki daya kreatifitas bebas mengaplikasikannya tetapi ada batasannya.
Rasa kemerdekaan Ki Hajar Dewantara menekankan pada dimensi yang sangat kuat sekali bahwa kemerdekaan itu bersifat 3 macam didalam pendidikannya harus senantiasa dipahami dan diingat: (1) Berdiri sendiri / independent (otonomi/kemandirian), (2) Tidak tergantung pada orang lain, (3) Dapat mengatur dirinya sendiri. Aspek keselarasan terhadap semesta.

Berdiri sendiri contohnya : kalau kita menerima subsidi sekalipun dengan diberi kemerdekaan dalam berbagai hal yang termuat dalam koordinasi subsidi setidak-tidaknya kita pasti berhutangbudi kepada pemberi subsidi. Berdiri sendiri tidak bisa diatur seenaknya. 


List Blog filsafat 7A :
1. Ibnu masud 15120218 http://ibnumasud97.blogspot.com/2018/10/pendidikan-nasional.html
2. Devi Endah Prastiwi 15120441   http://deviendahprastiwi.blogspot.com/2018/10/pendidikan-nasional.html
3. Ismaul Amalia 15120007
https://ismaulamalia16.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan.html?m=1
4. Dewi Krisdiyanti 15120285 http://dewipendidkan.blogspot.com/2018/10/pendidikan-indonesia-pendidikan.html
5. Neneng Zuliasih 15120016 http://flsftpnddknnasional.blogspot.com/2018/10/pendidikan-nasional.html
6. Nuroh difallah 15120497 http://nurohdifallah15120497.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan-materi-pertemuan-ke.html
7. Anisa Rona Soraya 15120447 http://anisaronasoraya3.blogspot.com/2018/10/nama-anisarona-soraya-npm-15120447.html?m=1
8. Abdul ghofar 15120024 https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=9200467630830868278#editor/target=post;postID=657122338879728028;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=postname
9. Riskha Khoirul Ulya 15120219 https://riskaaakhoirululya.wordpress.com/2018/10/05/pendidikan-indonesia/
10. Susilo bayu m http://susilobayumustofa.blogspot.com/2018/10/ki-hajar-dewantara-bab-1.html?m=1
11. Ahmad Haris Hidayat 15120334 http://filsafatpendidikan15120334.blogspot.com/2018/10/pendidikan-nasional-mendengar-dalam.html
12. Meiyani Lutfil Khoiriyah 15120450
http://meiyanilutfilk.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan.html
13. EKO NUR FATONI 15120020
fatoniekonur.blogspot.com
14. Khafidzoh Asfihani
https://asfihani96.wordpress.com/2018/10/04/pendidikan-nasional/#more-28
15. Dyah Saraswati (15120364) http://dyah15.blogspot.com/?m=1
16. Nailul Fauzziyah (15120405) http://nailulfauzziyah7.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan.html
18.feby dwi angrainy_15120029
https://febydwiangrainy.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan.html?m=1
19. Nur Tri Atika (15120040)
https://nurtriatika.blogspot.com/2018/10/pendidikan-nasional-ki-hajar-dewantara.html?m=1
20. Martiya zulfa risty 15120039
http://martiyazulfaristy.blogspot.com/2018/10/salahsatu-hal-yang-saya-dapatkan-dari.html?m=1
21. Atik Budiarti 15120010
https://atikbudiarti31.blogspot.com/?m=1
22. Intan Nur Fatikha Mulya 15120033
http://filsafatpendidikanintan.blogspot.com/2018/10/filsafatpendidikan-dalamdunia.html
23. Sukma Rudi Nugroho 15120212
http://filsafatpendidikansukmarudi.blogspot.com/2018/10/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html
24. Bagas Panur Permana 15120382 https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=360714795342996278#editor/target=post;postID=2880935962457226595;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=postname
25. Bayu Saputro 15120023
http://bayusaputro1st.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan-pendidikan-nasional.html?m=1
26. Dhimas Oeka Aji W 15120013 http://dhimaswicaksana97.blogspot.com/2018/10/masalah-kompleks-pendidikan.html
27. Mahmudi https://mahmdudi018.blogspot.com
28. Lina Muntasiroh
https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=2448198547003412197#editor/target=post;postID=2541259589145244413;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=postname
29. Hadiah hana putri (15120481) http://15120481hana.blogspot.com/?m=1